RETORIKABANUA.ID, Amuntai – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) siap bersinergi dengan berbagai pihak demi terciptanya Pemilu yang Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil (Luber dan Jurdil). Salah satu bentuk sinergi tersebut ditunjukkan lewat pertemuan dengan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Forum Demokrasi Milenial (FDM) HSU, Senin (25/8), di Kantor Bawaslu HSU.
Ketua Bawaslu HSU, Marfai, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan kalangan milenial, untuk menjaga kualitas demokrasi.
“Kami sangat terbuka dan siap berkolaborasi dengan siapa saja, termasuk FDM HSU, untuk mewujudkan Pemilu yang benar-benar Luber dan Jurdil,” ungkap Marfai.
Ia juga berharap FDM HSU dapat menjadi mitra strategis Bawaslu dalam mengedukasi generasi muda dan melawan praktik negatif dalam proses demokrasi.
“FDM HSU kami harapkan bisa menjadi garda terdepan dalam mengampanyekan literasi demokrasi, khususnya di kalangan milenial. Termasuk menangkal isu polarisasi, politik uang, hoaks dan ujaran kebencian,” tambahnya.
Sementara itu, Penasihat FDM HSU, Khumaidi Arifin, menyampaikan bahwa forum yang digagasnya menjadi ruang belajar dan bertukar gagasan bagi kaum muda tentang pentingnya nilai-nilai demokrasi.
“Melalui FDM, kami mendorong generasi muda untuk terlibat aktif dalam proses demokrasi, baik melalui literasi, penelitian, maupun kegiatan non-akademik lainnya yang mengedepankan prinsip kebebasan dan kesetaraan,” jelas Khumaidi.
Ketua FDM HSU, M. Yazid Asyairi, juga menyampaikan sejumlah program yang siap dikolaborasikan bersama Bawaslu. Beberapa di antaranya adalah Literasi Demokrasi, Workshop Milenial, Sekolah Demokrasi Milenial, Kongkow Kolaborasi dan Panggung Kebebasan Milenial.
“Program-program ini kami rancang sebagai wadah edukasi dan partisipasi aktif generasi muda dalam menjaga demokrasi yang sehat,” ujar Yazid. (mai)

Leave a comment