RETORIKABANUA.ID, Balangan – Dalam upaya menekan angka stunting di Kabupaten Balangan, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPR) Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, meluncurkan inovasi “Kaminting” atau Kelola Limbah Lawan Stunting.
Inovasi ini bertujuan untuk menjawab berbagai persoalan krusial dalam pengelolaan air limbah domestik, yang berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan. Kepala Dinas PUPR Balangan, Rahmadiah, menjelaskan bahwa sejumlah isu strategis melatarbelakangi lahirnya program ini.
“Kaminting hadir sebagai inovasi daerah untuk menanggapi berbagai tantangan seperti minimnya infrastruktur pengelolaan limbah, rendahnya kesadaran masyarakat, serta belum optimalnya kebijakan dan pendanaan di sektor ini,” ujarnya pada Kamis (12/6).
Leny Desy Noviyanti, inisiator program Kaminting, menambahkan bahwa pengelolaan limbah domestik di Indonesia, termasuk di Balangan, masih menghadapi tantangan besar. Salah satunya adalah rendahnya cakupan layanan pengolahan limbah, di mana hanya 12 dari 514 kota di Indonesia yang memiliki sistem pengolahan limbah terpusat. Bahkan, layanan tersebut hanya mencakup sekitar 1% dari rumah tangga.
Permasalahan lainnya antara lain:
Pencemaran air tanah dan permukaan akibat air limbah yang tidak terolah,
Minimnya infrastruktur dan sistem pengelolaan yang tidak optimal,
Tingginya biaya operasional dan kurangnya pendanaan,
Rendahnya kesadaran masyarakat, serta
Lemahnya implementasi dan penegakan kebijakan terkait pembuangan limbah.
Melalui inovasi Kaminting, UPTD Pengelolaan Air Limbah Domestik (PALD) menjalankan program sosialisasi yang menyasar kecamatan, desa dan media sosial, guna meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pengelolaan limbah domestik.
Menurut Leny, pengelolaan limbah yang baik membawa dampak besar, tidak hanya bagi lingkungan tapi juga kesehatan masyarakat secara langsung. Beberapa manfaat yang disoroti antara lain:
Mencegah pencemaran sumber air,
Mengurangi risiko penyakit,
Meningkatkan kualitas air dan lingkungan,
Mendukung efisiensi sumber daya dan kegiatan ekonomi.
“Dengan pengelolaan limbah yang lebih baik, masyarakat bisa hidup lebih sehat dan produktif. Selain itu, pengendalian limbah juga mendukung target pengurangan stunting secara menyeluruh,” jelas Leny.
Dinas PUPR Balangan berharap, inovasi Kaminting dapat menjadi salah satu solusi berkelanjutan untuk mengatasi persoalan sanitasi dan mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat Balangan. (ms)



Leave a comment