HULU SUNGAI TENGAHKALSEL

Penyerapan Anggaran Pertanian 98 Persen

412
SEKTOR PERTANIAN: Seorang petani terlihat sedang menanam padi di Hulu Sungai Tengah.

BARABAI- Selama pandemi Covid-19, Dinas Pertanian Hulu Sungai Tengah mengalokasikan anggaran belanja tak terduga (BTT) untuk jaring pengaman sosial (JPS) Rp 6,1 miliar.

Bentuk JPS berupa beras sebanyak 689.695 kilogram. Beras itu dibagi menjadi satuan dengan berat 10 kilogram untuk disalurkan ke masyarakat.

Plt Dinas Pertanian HST Misradi menjelaskan, anggaran BTT itu sudah direalisasikan sebanyak Rp 6 miliar. “Angka pastinya Rp 6.052.270.525. atau 98,82 persen,” ujarnya saat ditanya tim Pansus Covid-19 terkait alokasi dan realisasi anggaran penanganan dampak Covid-19, baru-baru tadi.

Selain penyediaan JPS berupa beras, pihaknya juga menyediakan benih padi untuk mengantisipasi krisis pangan akibat pandemi. Juga dialokasikan melalui anggaran belanja tak terduga sebesar Rp 1,1 miliar.

Benih padi yang disediakan sebanyak 125.000 kilogram. Dibagi per 10 kilogram dan dikemas rapi. “Ini sudah didistribusikan ke masyarakat. Dan realisasi anggarannya Rp 1.066.261.500 atau 89,70 persen,” pungkasnya. (jms)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagian Dari

Berlangganan

Eror: Formulir kontak tidak ditemukan.

Related Articles

DPRD Kalsel Dorong HKTI Perkuat Peran Petani

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru — Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Alpiya Rakhman,...

Ketua DPRD Kalsel Apresiasi Peran PMI di Tengah Masyarakat

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin — Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Supian HK, mengapresiasi...

Ketua DPRD Kalsel Dorong RAPBD 2027 Tepat Sasaran

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin — DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Rapat Paripurna untuk melanjutkan...

Banggar DPRD Kalsel Bahas APBD 2027 Bersama Kemendagri

RETORIKABANUA.ID, Jakarta – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melakukan koordinasi...