RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banjarbaru, Putra Qomaluddin Attar Nuriqli, yang juga Ketua Organisasi Masyarakat Mingguraya (MGR), mengajukan persoalan pengelolaan Pujasera Mingguraya dalam acara Dialog Akhir Tahun bersama Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin, di Ballroom Grand Qin Hotel Banjarbaru, Kamis (12/12).
Putra Qomaluddin Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan bahwa pengelolaan Pujasera Mingguraya membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah, mengingat keterlibatan beberapa dinas seperti Disporabudpar, Dinas Perdagangan, dan Dishub yang berhubungan dengan masalah parkir.
“Kami hanya menyampaikan suara masyarakat, berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih pada pengelolaan kawasan kuliner ini. Beberapa dinas terkait perlu berkoordinasi agar pengelolaannya lebih jelas dan tertata,” ujarnya.
Sebagai anggota DPRD yang aktif dalam mendorong perubahan, Putra berharap agar pemerintah kota segera merumuskan langkah-langkah konkrit untuk memastikan kawasan tersebut dikelola dengan baik. Ia juga mengingatkan bahwa pengelolaan Pujasera Mingguraya bukan hanya soal kebersihan dan kenyamanan, tetapi juga berhubungan dengan potensi wisata yang bisa mendongkrak perekonomian setempat.
“Harapannya, ada koordinasi yang lebih baik antar SKPD terkait dan perhatian lebih dari Bapak Wali Kota,” tambahnya.
Merespons hal tersebut, Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin, mengapresiasi masukan dari anggota DPRD tersebut. Aditya memastikan bahwa pemerintah kota akan bekerja sama dengan Pokdarwis dan dinas terkait untuk merencanakan pengelolaan kawasan Pujasera Mingguraya dengan lebih baik ke depannya.
“Kami akan duduk bersama untuk membuat perencanaan yang jelas, dan kawasan ini akan terintegrasi dengan area wisata, kuliner, dan fasilitas umum lainnya,” ujar Aditya.
Dengan dorongan dari anggota DPRD seperti Putra Qomaluddin, diharapkan pengelolaan kawasan Pujasera Mingguraya bisa segera ditata ulang untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Banjarbaru. (ms)

Leave a comment