BANJARBARUKALSELKEUANGANPEMBANGUNANPEMERINTAHAN

Konsisten, Banjarbaru Kembali Mendapat Peringkat Pertama Kota Tertinggi Realisasi Pendapatan Daerah Tahun 2023 se-Indonesia

354

Banjarbaru – Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Bina Keuangan merilis realisasi Pendapatan APBD untuk wilayah Kota se-Indonesia sepanjang tahun 2023. Dalam catatannya, menempatkan Banjarbaru sebagai Kota yang menempati peringkat pertama dengan persentase tertinggi.

Data Ditjen Bina Keuangan yang dirilis pada 19 Januari 2024, Banjarbaru membukukan realisasi pada tahun 2023 menembus 114 persen. Ini sekaligus juga menempatkan Banjarbaru berada di peringkat tertinggi di antara 10 besar daerah, dari total 20 daerah dengan realisasi pendapatan tinggi.

Sedangkan 20 daerah lainnya tercatat masuk dalam realisasi pendapatan rendah.

Capaian prestasi ini pun disyukuri oleh Wali Kota Banjarbaru, H M Aditya Mufti Ariffin. Menurutnya hal ini tak lepas dari konsistensi Pemko Banjarbaru dalam hal realisasi pendapatan pada APBD tahun anggaran 2023.

“Alhamdulillah, Banjarbaru konsisten dalam 2 tahun ini, salah satunya fokus untuk kenaikan PAD (pendapatan asli daerah),” ujarnya, di Kota Banjarbaru, Rabu (24/1) lalu.

Konsistensi ini sama halnya yang dilakukan pada tahun 2022 lalu. Di mana, realisasi pendapatan APBD Banjarbaru mencapai 114,41 persen atau melebih target yang ditentukan. Dan mendapat penghargaan APBD Award 2023, yang diserahkan pada Maret silam. Maka dapat dipastikan, capaian terbaru ini juga sama halnya menghantarkan Aditya untuk menambah daftar panjang penghargaan yang akan diraihnya kelak.

“Sehingga dua tahun ini, Banjarbaru tertinggi dalam realisasi PAD 2022-2023. Semoga tren positif ini bisa terus dipertahankan,” ungkapnya.

Diinformasikan, Pendapatan Asli Darerah (PAD) merupakan sumber pendapatan daerah yang berasal dari pajak daerah, hasil retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah.

PAD berperan penting dalam indikator untuk mengukur tingkat kemandirian daerah serta kinerja dari setiap kepala daerah.

Semakin besar tingkat penerimaan PAD menunjukkan semakin rendah tingkat ketergantungan pemerintah daerah terhadap pemerintah pusat. Oleh karena itu, pendapatan APBD yang berhasil ditorehkan Banjarbaru tahun 2023, sekali lagi membuktikan bagaimana kinerja pemerintah Kota Banjarbaru di era Wali Kota Aditya Mufti Ariffin. (humas/mcbjb/zy)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Wali Kota Banjarbaru Tekankan Pelayanan Ramah di RSD Idaman

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, memberikan arahan dan...

Pemko Banjarbaru Percepat Penetapan Batas Wilayah Kelurahan

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Camat dan...

PDI Perjuangan Kalsel Tegaskan Ruang Aspirasi Bukan Sekadar Formalitas

BANJARMASIN – DPD PDI Perjuangan Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat...

Bukan Cuma Saat Pemilu, PDI Perjuangan Kalsel Buka Ruang Aspirasi untuk Rakyat

BANJARMASIN – Politik tidak seharusnya hanya ramai saat pemilu. Politik juga harus...