KALSELTANAH BUMBU

Fraksi Dewan Sampaikan Pendapat Soal Raperda Tanbu 2023

304

TANAH BUMBU – Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Bumbu sampaikan pemandangan umum terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2023 pada rapat paripurna yang dipimpin Wakil ketua II DPRD Tanah Bumbu Agoes Rakhmady, Selasa(4/10/22).

Paripurna ini dihadiri Wakil Ketua I DPRD Tanbu Said Ismail Khollil Alydrus beserta puluhan anggota dewan lainnya, Sekretaris Daerah Dr H Ambo Sakka, Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, kepala SKPD di lingkungan jajaran dan pihak terkait lainnya.

Pimpinan rapat memberikan kesempatan kepada semua fraksi untuk menyampaikan pemandangan umum tersebut melalui juru bicara masing-masing fraksi.

Fraksi PAN-Demokrat melalui juru bicara Rejekinta Ompusunggu, menyarankan apabila terjadi defisit yang melebihi estimasi akibat tidak tercapainya realisasi pendapatan, pemerintah daerah agar membuat program skala prioritas sebesar jumlah belanja daerah.

Sehingga, pada saat terjadi defisit anggaran, hanya dilakukan dengan menunda program dan melaksanakan program skala prioritas.

Selanjutnya, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang disampaikan juru bicara Haris Fadilah, mengharapkan kepada pemerintah daerah agar lebih proaktif dalam menyusun program strategi pengembangan sektor pariwisata.

Diharapkan pariwisata sebagai sektor unggulan memberikan dampak ekonomi dan peningkatan PAD. Diantaranya pengembangan seni budaya, pengembangan tempat wisata dan pemberdayaan budaya lokal di desa-desa?

Sementara, Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) melalui juru bicara Fathur Rokhman, meminta agar pemerintah faerah melampirkan atau menyampaikan KUA dan PPAS yang telah disepakati untuk dijadikan dasar dalam pembahasan RAPBD 2023, sesuai amanat Permendagri No 38 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan APBD.

Kemudian, Fraksi PDI-Perjuangan yang dijuru bicarai Asri Noviandani, meminta disiapkan rekap data terkini perolehan PAD dari sektor tersebut dan pemerintah faerah siap memberikan data perolehan PAD dari sektor pajak dan retribusi.

Terakhir, penyampain dari Fraksi Gerindra yang dijuru bicarai Wahyudi Ariswinarka, meminta penjelasan terkait dengan RAPBD 2023, baik dari segi pendapatan dan realisasi.

Pimpinan rapat merangkum beberapa kesimpulan, diantaranya semua fraksi dapat menerima Raperda tentang APBD TA 2023 dengan catatan, usul, serta saran-saran yang tidak mengacu dengan peraturan di atas untuk dibahas ke tingkat selanjutnya. (*/thr)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Bang Dhin Dorong Mahasiswa Jadi Pemimpin Responsif dan Kritis

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin, menerima...

Sekdaprov Kalsel Hadiri Haul Guru Cangkring, Ajak Masyarakat Teladani Ulama

RETORIKABANUA.ID, Tapin — Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, menghadiri peringatan...

DPRD Tanbu Cabut Perda Batulicin, Demi Kepastian Hukum

RETORIKABANUA.ID, Tanah Bumbu – DPRD Kabupaten Tanah Bumbu menggelar rapat paripurna dengan...

Pemprov Kalsel Resmi Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Banjarmasin

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Suasana haru dan khidmat menyertai pelepasan jemaah haji kloter...