BANJARMASINKALSEL

Robusta Jaro dan Aranio, Wakili Kalsel Pada Festival Kopi Tanah Air di Senayan

369

BANJARMASIN – Dua jenis biji kopi lokal mewakili Kalimanantan Selatan (Kalsel) di ajang Festival Kopi Tanah Air yang digelar DPP PDI Perjuangan di Parkir Timur Senayan, Jakarta.

Biji kopi Robusta yang mejeng di Festival Kopi Tanah Air itu berasal dari wilayah Jaro, Kabupaten Tabalong dan Aranio, Kabupaten Banjar.

Penyaji kopi yang dikirim DPD PDI Perjuangan Kalsel adalah Dedi Hidayat. Dia mengungkapkan, biji kopi yang mereka bawa punya citarasa menarik.

Meski identik dengan rasa pahit, Robusta disajikan memunculkan rasa asli dari buah yang sering ditemui di Kalsel, seperti rasa buah langsat.

“Biji kopi yang dari Jaro ini ada rasa langsat khas daerah Tanjung, Tabalong,” katanya, Sabtu (28/5).

Sementara Kopi Aranio tak kalah unik. Ia punya citarasa identik dan kopi ini hidup dari lereng Pegunungan Meratus.

Biji kopi yang dihasilkan dari Pegunungan Meratus ini terbilang kecil dari yang lain. Meski begitu, menyimpan rasa yang otentik dan keeratan dengan masyarakat lokal.

Dedi berharap, citara kopi yang unik asal Kalsel ini bisa dikenal banyak orang. Dengan even ini akan mendorong para petani kopi meningkatkan hasil yang berkualitas baik.

Pemilik Kedai Kopi Selir ini juga mengapresiasi kegiatan yang mengangkat citarasa kopi dari berbagai daerah.

Dedi berterima kasih kepada pengurus PDI Perjuangan Kalsel yang memberikannya kesempatan untuk memamerkan biji kopi lokal di even nasional.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalsel M Syaripuddin mengatakan, hampir sama dengan daerah-daerah lain, kopi di Kalsel punya sejarah yang panjang.

Trennya, kata dia, memang belum seperti di tanah Sumatera, Jawa, Bali dan Flores. Tetapi rasa biji kopi di Kalsel tak kalah menarik jika diulik.

“Saya rasa, citarasa identik kopi robusta di Kalsel tidak kalah menarik. Dengan even ini, saya harapkan para penikmat kopi bisa lebih melek dengan kopi asal Kalsel,” ucap Bang Dhin, begitu pria ini akrab disapa.

Penanggung Jawab Peserta PDI Perjuangan Kalsel, Rizal Nagara, mengatakan, selain kopi, stan PDI Perjuangan Kalsel diisi dengan berbagai hasil kerajinan UMKM lokal.

“Kita kerja sama dengan home industri dan pegiat UMKM untuk membawa produk-produk khas Kalsel untuk dipamerkan,” kata dia.

Untuk diketahui, Festival Kopi Tanah Air merupakan rangkaian penutup HUT ke-49 PDI Perjuangan, bertajuk “Festival Kopi Kebangkitan Nasionalisme Indonesia”. Terdapat beberapa rangkaian kegiatan, diantaranya pameran, eksebisi, uji cita rasa, dan sulang kopi secara hybrid.

Festival berlangsung selama tiga hari, akan ada pertunjukan seni budaya dan penampilan artis-artis Indonesia. Seperti Krisdayanti, Marcell Siahaan, Rizky Febian, Peewee Gaskins, Hivi, dan lain-lain. (zl)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Sekdaprov Kalsel Hadiri Haul Guru Cangkring, Ajak Masyarakat Teladani Ulama

RETORIKABANUA.ID, Tapin — Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, menghadiri peringatan...

UMARA Permudah Modal UMKM Banjarmasin

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Bank Kalsel resmi meluncurkan program...

Pemko Banjarmasin Dorong Aksi Lingkungan Lewat Tanam 100 Pohon

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda, menghadiri kegiatan Aksi Tanam...

Pemprov Kalsel Resmi Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Banjarmasin

RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Suasana haru dan khidmat menyertai pelepasan jemaah haji kloter...