BANJARBARU-Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia melalui Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia, Penelitian Komunikasi dan Informatika Banjarmasin, menggelar pelatihan Program Digital Entrepreneurship Academy (DEA) Digital Talent Scholarship, di Grand Daffam Q Hotel Banjarbaru, Jumat (4/3).
Pelatihan yang berkolaborasi dengan BRI Institute ini, ditujukan kepada digipreneurs pemilik usaha yana berasal dari Kota Banjarbaru. Tema yang diusung “Pengelolaan Keuangan Secara Digital”, dilaksanakan 2 hari dari hari Jumat dan Sabtu. Acara ini diikuti 50 peserta pelatihan, terbagi menjadi 2 kelas.
Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin saat menghadiri sekaligus membuka acara menyampaikan, dirinya menyambut baik diadakannya pelatihan Program Digital Enterpreneurship Academy (DEA) Digital Talent Scholarship ini.
“Mudah-mudahan, ini bisa menambah wawasan, ilmu dan cakupan usaha dari UMKM-UMKM di Kota Banjarbaru. Sehingga ke depan, UMKM bisa bersaing secara nasional dan internasional melalui digital,” ungkapnya.
Aditya menyampaikan, UMKM saat ini tumbuh pesat. Pada tahun 2020 silam menurut data ada 1.300 UMKM di Banjarbaru. Untuk tahun 2021 sudah meningkat menjadi 3.400.
Kepala Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian, Komunikasi dan Informatika Banjarmasin, diwakili Sub Koordinator Bidang Syarifuddin MA mengatakan, pelatihan ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2018.
“Para pelaku-pelaku usaha inikan kadang kebutuhan mereka secara manual debit dan kredit. Di pelatihan ini para peserta diajari bagaimana cara mendigitalisasi laporan keuangan seperti neraca,” ungkapnya. (mcbjb/syl)



Leave a comment