Banjarbaru – Wali Kota Banjarbaru H. M. Aditya Mufti Ariffin secara langsung meresmikan Tugu Titik Nol Kilometer Kota Banjarbaru, Jumat (29/12) malam.
Peresmian Tugu Titik Nol Kilometer ini merupakan momen bersejarah yang menandai titik pusat geografis di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan. Tugu Titik Nol Kilometer ini juga menjadi simbol baru kabanggaan masyarakat Kota Idaman dan merupakan hasil kerja keras Pemerintah Kota Banjarbaru untuk memajukan infrastruktur kota.
Landmark ini di bangun tepat bersebelahan dengan Halte Kemuning, bersebrangan dengan Minggu Raya, jang terletak di Jalan A Yani Km 34,5, Kelurahan Guntung Paikat, Banjarbaru.
Tugu Titik Nol Kilometer Kota Banjarbaru memiliki ornamen yang menggambarkan perjalanan Banjarbaru. Seperti replika daun Bangkal, pintu lorong waktu menggambarkan Sejarah perjalanan Banjarbaru.
“Tugu Titik Nol Kilometer ini tarikan dari Banjarbaru dan menjadi titik Sejarah Banjarbaru berdiri.,” ucap Aditya.
“Tugu Titik Nol Kilometer ini juga merupakan bentuk terima kasih atas jasa pada pendiri, sehingga Banjarbaru bisa seperti sekarang ini. Kita juga berharap agar masyarakat menjaga dan merawat Tugu Titik Nol Kilometer ini,” tambah pesannya.

Di Tugu Titik Nol Kilometer ini terdapat sebuah plakat yang bertuliskan “Wabul Sawi” yang merupakan akronim dari Wani Baidabul yakni “Sanggup Menggawi”. Dengan adanya Tugu Titik Nol Kilometer Kota Banjarbaru menjadi daya tarik baru bagi wisatawan dan pengunjung yang ingin merasakan momen bersejarah.
Melalui peresmian ini menandakan Kota Banjarbaru akan terus bergerak maju dengan keyakinan bahwa Tugu Titik Nol Kilometer bukan hanya titik kumpul secara geografis, tetapi juga titik kumpul semangat dan tekad untuk bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik.
Peresmian ini turut dihadiri Forkopimda Kota Banjarbaru serta Kepala SKPD Lingkup Pemerintah Kota Banjarbaru dan Camat, Lurah se-Kota Banjarbaru. (humas/mcbjb/zy)

Leave a comment