BANJARMASINPemko Banjarmasin

TPA Basirih Mulai Bebas Bau, Pemko Banjarmasin Perkuat Sistem Sanitary Landfill

71

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Aroma menyengat yang sebelumnya kerap tercium di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Basirih kini perlahan menghilang. Setelah beberapa bulan dilakukan pembersihan serta perbaikan infrastruktur dan saluran, TPA kebanggaan warga Kota Banjarmasin ini mulai menunjukkan perubahan menuju pengelolaan sampah yang lebih aman dan sesuai aturan.

Pada Jumat (2/1), Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR kembali meninjau langsung kondisi TPA Basirih. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan efektivitas perbaikan yang telah berjalan sekaligus menegaskan komitmen pemerintah kota dalam menata ulang pengelolaan sampah secara lebih modern melalui sistem sanitary landfill, bukan lagi metode pembuangan terbuka (open dumping).

Dalam peninjauan tersebut, Yamin secara khusus melihat progres pengangkatan sisa timbunan sampah yang berpotensi menghasilkan air lindi di sejumlah titik.

“Hari ini kita kembali melihat kondisi TPA Basirih yang sampai sekarang masih terus kita benahi. Kita masih berada di tahap rehabilitasi, melakukan pembenahan sesuai amanat regulasi dan undang-undang, yaitu menerapkan metode sanitary landfill, tidak lagi open dumping,” ujarnya.

Menurut Yamin, Pemerintah Kota Banjarmasin terus melakukan evaluasi dan perbaikan untuk memenuhi sejumlah catatan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup. Hal ini menjadi syarat agar TPA Basirih dapat kembali dioperasikan secara penuh.

“Hari ini kita fokus memantau kondisi, khususnya saluran air lindi. Alhamdulillah, kondisinya berangsur membaik setelah diperbaiki. Hasil pengecekan terakhir menunjukkan indeks air lindi berada di bawah baku mutu, artinya sudah aman,” jelasnya.

Meski demikian, Yamin mengakui masih ada beberapa catatan yang perlu dituntaskan. Saat ini tersisa dua poin utama, salah satunya terkait Detail Engineering Design (DED) untuk penataan pemisahan antara air lindi dan air hujan di area TPA.

Ia pun meminta doa dan dukungan seluruh pemangku kepentingan serta masyarakat agar upaya pembenahan ini dapat berjalan maksimal. Dukungan tersebut diharapkan diwujudkan melalui langkah konkret, seperti pemilahan sampah dari sumber serta pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.

“Jika nanti kita kembali diberi kesempatan oleh pemerintah pusat, kami menegaskan komitmen agar pengelolaan sampah di sini tidak lagi asal buang. Sampah yang masuk harus sudah terkelola dan terpilah. Ke depan, kami ingin TPA Basirih memiliki bangunan yang representatif dan memadai untuk dijadikan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di beberapa zona,” paparnya.

Yamin berharap adanya sinergi berkelanjutan dengan pemerintah pusat sehingga TPA Basirih dapat menjadi pusat pengelolaan dan pemilahan sampah terpadu bagi Kota Banjarmasin di masa mendatang. (ms)

Related Articles

UMARA Permudah Modal UMKM Banjarmasin

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Bank Kalsel resmi meluncurkan program...

Pemko Banjarmasin Dorong Aksi Lingkungan Lewat Tanam 100 Pohon

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda, menghadiri kegiatan Aksi Tanam...

359 Jamaah Haji Banjarmasin Dilepas, Pesan Jaga Kebersamaan dan Ibadah Khusyuk

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin secara resmi melepas keberangkatan jamaah haji...

Semangat Kartini di Banjarmasin, Perempuan Diajak Terus Berkarya

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin bersama tiga organisasi perempuan menggelar peringatan...