Balangan – Tanaman padi merupakan jenis tanaman pangan yang salah satunya menjadi beras makanan pokok masyarakat Indonesia.
Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Balangan menyampaikan peningkatan produksi Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) tahun 2023.
Plt. Kepala DKP3 Balangan, Rizkianor Fauzi, menyebut saat ini Kabupaten Balangan mengalami peningkatan produksi tanaman pangan dan hortikultura sejak dua tahun terakhir.
“Capaian kita dalam dua tahun ini sudah hampir di atas 5,6 kuintal per hektare berarti kita mengalami peningkatan,” jelasnya, di Balangan, Rabu (18/10).
Meskipun produksi meningkat, timbul masalah baru yaitu berkurangnya luasan lahan pertanian, yang berasal dari faktor-faktor sentral, mulai dari pembukaan lahan permukiman hingga perkembangan perkotaan dan perdesaan di Balangan.
Pihaknya menambahkan, dalam lima tahun terakhir luasan lahan mengalami penurunan dari 29 ribu menjadi 7,9 ribu hektare.
“Dengan adanya aturan SK dari BPN tentang luas baku lahan, penyempuraan dari tata ruang sehingga saat ini luasan lahan kita hanya ada 7,9 hektare,” sebutnya.
“Kemudian perkembangan daerah kita baik itu desa, perkotaan serta untuk rumah dan industri menjadi faktor lainnya,” tambahnya.
Terakhir, pihaknya berharap keinginan kedepan ialah luasan lahan yang ada bertambah dan dapat memaksimalkan pemanfaatan lahan yang mampu meningkatkan hasil produksi.
“Untuk target ke depannya tentu kita akan meningkatkan produksi yang ada melalui metode pemetaan lahan yang berpotensi di Kabupaten Balangan,” tutupnya. (humas/mcbalangan/bii)

Leave a comment