Banjarbaru – Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBPMPPA) Kota Banjarbaru, menggelar advokasi Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) yang melibatkan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Aula Bappeda lantai 3, Selasa (05/12).
Advokasi tersebut merupakan langkah strategis Pemko Banjarbaru dalam mendukung program pemerintah pusat terkait pemberdayaan perempuan dan peningkatan kesetaraan gender.
Kepala DP2KBPMPPA Kota Banjarbaru, Sri Lailana, dalam kegiatan ini menyampaikan pentingnya melibatkan semua pihak khususnya aspek gender dalam proses perencanaan pembangunan. Yang juga merupakan tanggung jawab bersama untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan dan adil.
“Advokasi ini sebagai langkah strategis dalam mewujudkan kesetaraan gender, pembangunan pengarusutamaan gender ini sangat penting, untuk itu SKPD menyusun beberapa kegiatan untuk mendukung pengarusutamaan gender,” katanya.
Ia berharap, kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah untuk mendiskusikan isu-isu gender, tetapi juga menjadi awal dari implementasi langkah-langkah konkret dalam perencanaan dan penganggaran di setiap SKPD. Dengan harapan dapat membawa perubahan positif dan menciptakan lingkungan yang lebih inklusif serta setara bagi semua warga kota Banjarbaru. (humas/mcbjb/zy)

Leave a comment