Banjarmasin – Peringatan HUT ke-45 Sekolah Penggerak SMAN 5 Banjarmasin disemarakkan dengan kehadiran Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor atau Paman Birin. Kehadirannya sebagai alumni sekolah disambut kegembiraan dari murid dan guru, Rabu (17/1) pagi.
Paman Birin menyampaikan, penetapan SMAN 5 Banjarmasin sebagai sekolah penggerak memberikan peluang bagi setiap individu di sekolah tersebut untuk tumbuh dan berkembang dengan kualitas dan integritas yang kuat, siap menghadapi tantangan masa depan.
“Sekolah ini sebagai model satuan pendidikan bermutu, diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang membawa perubahan positif dan memberikan solusi bagi lingkungan di sekitarnya,” ungkap Paman Birin.
Dalam menyongsong tahun 2045, saat Indonesia genap berusia 100 tahun, Paman Birin menekankan perlunya kontribusi untuk membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, berkualitas, dan berkarakter.
Ia berharap SMAN 5 Banjarmasin di usia ke-45 tahun, terus berkembang menjadi lebih baik guna melahirkan generasi berprestasi sebagai penyangga Banua dan mewujudkan Kalsel Babussalam.
Kepala SMA Negeri 5 Banjarmasin, Mukhlis Takwin setuju dengan arahan Gubernur Kalsel terkait peningkatan kualitas SDM siswa. Ia menyebut SMAN 5 Banjarmasin telah diperhitungkan di Kalimantan Selatan dan menjadi sasaran study banding dari 32 SMA se-Kalsel pada tahun 2023.
Pada kesempatan tersebut, Paman Birin juga memberikan hadiah umrah kepada 12 orang pensiunan guru di SMAN 5 Banjarmasin yang dulunya adalah para guru pengajarnya. (humas/adpim/mckalsel/zy)


Leave a comment