KALSELNASIONAL

Buka Mimbar Bebas, Mahasiswa: Kami Kecewa!

445
KECEWA: Aksi Aliansi Mahasiswa se-Kalsel saat menggelar aksi unjuk rasa di gedung DPRD Kalsel, Kamis (15/10) kemarin.

retorikabanua.id, BANJARMASIN – Ribuan mahasiswa turun ke jalan, Kamis (15/10) kemarin. Mereka mengepung gedung DPRD Kalsel di Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin. Aksi demonstrasi penolakan UU Cipta Kerja atau Omnibus Law itu dikawal sedikitnya 1.500 aparat gabungan, kepolisian dan TNI.


Suasana sejuk setelah turun hujan berubah memanas. Pekikan hidup mahasiswa, silih berganti berkumandang. Disambut serempak mahasiswa lainnya. Suaranya bergemuruh. Mimbar bebas digelar. Berbagai orasi bergantian disampaikan. Dengan corong pengeras suara mereka menyampaikan sikap, yel-yel, dan pembacaan puisi.


Hendrik (22) , yang tergabung aksi unjuk rasa ini menyatakan mereka turun kembali ke jalan. Sebab, aspirasi dan tuntutan mahasiswa di Kalsel agar UU Cipta Kerja dicabut, tak dikabulkan.


“Saya dan kawan-kawan turun ke jalan lagi, atas nama Aliansi Mahasiswa se-Kalsel,” kata mahasiswa dari UIN Antasari Banjarmasin ini.
Mereka datang bukan untuk menemui para wakil rakyat di DPRD Kalsel. Tetapi hanya untuk menyatakan sikap tak puas dengan aspirasi yang tak tersalurkan. “Kami sudah mewanti-wanti agar diterbitkan Perpu, tapi prosesnya lewat begitu saja,” ungkapnya.


Demonstrasi jilid II ini digelar pada pukul 14.00 Wita. Akibat unjuk rasa, beberapa ruas jalan dari Anang Adenansi dan Lambung Mangkurat ditutup total. Polisi yang berjaga melakukan rekayasa arus lalu lintas dengan cara mengarahkan pengguna jalan ke jalan lainnya.


Aksi ini digelar karena kekecewaan mahasiswa pada aksi sebelumnya, Kamis (8/10). Mahasiswa menilai anggota dewan tidak menepati janji. Ketua DPRD dan Plt Gubernur Kalsel sudah sudah menandatangani petisi menemui langsung Presiden RI untuk menyampaikan aspirasi mahasiswa. Bahkan, pada hari itu juga mereka bertolak ke Istana Negara.


Nyatanya, perwakilan yang berangkat hanya memberikan nota kesepahaman tersebut kepada staf istana dan tidak bertemu presiden. Hal tersebut dikarenakan Presiden Joko Widodo pergi ke Kalimantan Tengah untuk memeriksa lumbung pangan. “Sungguh mengecewakan. Kami kecewa,” teriak para mahasiwa. (has)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagian Dari

Berlangganan

    Subscribe to our mailing list to receives daily updates direct to your inbox!

    Related Articles

    Bang Dhin: Status Desa Dambung Jelas, Tak Perlu Diperdebatkan Lagi

    RETORIKABANUA.ID, Jakarta, 13 Februari 2026 — DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan bahwa...

    Bang Dhin: Gelar Kehormatan Megawati Jadi Kebanggaan Bangsa

    RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Selatan, H.M. Syaripuddin...

    Bang Dhin Minta RKPD 2027 Lebih Tajam dan Tepat Sasaran

    RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, HM Syaripuddin, menegaskan bahwa...

    Haka Auto Mantap Ekspansi Besar di 2026, Optimistis Sambut Pertumbuhan BYD

    RETORIKABANUA.ID, Jakarta, 5 Februari 2026 – PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto),...