RETORIKABANUA.ID, Amuntai – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) HSU resmi meluncurkan program pemberdayaan ekonomi “HSU Makmur” melalui bantuan pengembangan usaha Warung/Kios ZMart di Desa Padang Basar, Kecamatan Amuntai Utara, Jumat (8/5/2026).
Peresmian program tersebut dihadiri Wakil Bupati HSU, Hero Setiawan, jajaran pengurus BAZNAS HSU, unsur Forkopimda, kepala OPD, pihak kecamatan dan desa, tokoh masyarakat, serta para penerima manfaat.
Program HSU Makmur merupakan upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan dana zakat, infak dan sedekah (ZIS) yang dikelola secara profesional dan transparan.
Melalui program ZMart, BAZNAS memberikan bantuan berupa modal barang dagangan, perlengkapan usaha, hingga pembinaan manajemen usaha kepada para penerima manfaat agar usaha mereka dapat berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.
Ketua BAZNAS HSU, Zainal Abidin mengatakan, program ini bertujuan meningkatkan kapasitas usaha warung kecil agar mampu berkembang dan bersaing di tengah maraknya ritel modern.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terwujudnya program ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, program ZMart saat ini tersebar di delapan kecamatan di Kabupaten HSU, yakni Amuntai Utara sebanyak 5 unit, Amuntai Tengah 7 unit, Amuntai Selatan 7 unit, Banjang 8 unit, Haur Gading 5 unit, Paminggir 2 unit, Danau Panggang 2 unit dan Babirik 4 unit.
Setiap penerima manfaat memperoleh bantuan senilai Rp. 8 juta. Rinciannya, Rp. 4 juta digunakan untuk branding dan perlengkapan usaha seperti pengecatan warung, plang nama, rak dagangan, ongkos kirim dan atribut ZMart. Sementara Rp. 4 juta lainnya digunakan sebagai modal usaha atau pengadaan barang dagangan.
“Total bantuan program ZMart mencapai Rp. 320 juta untuk 40 mustahik. Dana ini bersumber dari BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Hulu Sungai Utara,” jelas Zainal.
Ia menambahkan, pengelolaan dana zakat, infak dan sedekah di BAZNAS HSU dilakukan dengan prinsip aman syar’i, aman regulasi dan aman penyaluran.
Karena itu, pihaknya mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS HSU agar semakin banyak program pemberdayaan yang dapat dijalankan.
“Harapan kami, mustahik yang hari ini menerima bantuan nantinya bisa menjadi muzakki,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati HSU Hero Setiawan mengapresiasi program ZMart yang dinilai mampu menjadi solusi nyata dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Program ini bukan sekadar bantuan modal, tetapi bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat agar warung kecil milik warga bisa naik kelas, dikelola lebih modern dan mampu berkembang,” kata Hero saat membacakan sambutan tertulis Bupati HSU.
Ia juga berharap para penerima manfaat dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan baik agar usaha yang dijalankan terus berkembang.
Selain meresmikan Warung/Kios ZMart, pada kesempatan itu BAZNAS HSU juga menyalurkan bantuan melalui lima program lainnya, di antaranya Program HSU Takwa berupa bantuan sarana ibadah senilai Rp. 19.009.000, bantuan beras fidyah, serta bantuan dana zakat untuk 40 mustahik.
Total keseluruhan bantuan yang disalurkan dalam kegiatan tersebut mencapai Rp. 346.009.000.
Kegiatan ditutup dengan pemotongan pita peresmian oleh Wakil Bupati HSU, dilanjutkan peninjauan langsung ke lokasi ZMart untuk melihat fasilitas dan barang dagangan yang telah disiapkan. (MCHSU/mid)
