PELAIHARI – Membangun sinergitas organisasi yang kuat dan mengoptimalkan kinerja kader dalam berkarya perlu dilakukan untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi era disrupsi.
Hal itu disampaikan Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kalsel Khairul Umam pada pembukaan Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspimda) III dan Pelatihan Kader Lanjut (PKL) di Balairung Tuntung Pandang Pelaihari, Tanah Laut, Rabu (6/10).
“Kolaborasi yang solid harus tercipta dalam pergerakan, sinergitas yang kuat dan kematangan berpikir adalah salah satu pondasi kita dalam mempersiapkan kader menghadapi era disrupsi,” kata Mantan Ketua BEM ULM itu.
Ia juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada semua cabang se Kalsel yang antusias mengikuti agenda ini dan mengucapkan terima kasih kepada semua kalangan yang memberikan support untuk kelancaran kegiatan.
“Bangga melihat antusias kader se Kalsel yang turut menyukseskan giat ini. Kami juga ucapkan terima kasih kepada semua yang terlibat dalam membantu suksesi kegiatan ini, terkhusus kepada Bank Kalsel yang menjadi sponsor,” kata Umam.
Mengangkat tema “Bangkit Pergerakan, Kolabirasi Dalam Karya Menghadapi Era Disrupsi”, Muspimda ini dihadiri ketua dan sekretaris, serta ketua Korps PMII Puteri (Kopri) se Kalsel. (mid)

Leave a comment