BANJARMASINPemko Banjarmasin

Pemko Banjarmasin Bongkar 9 Bangunan dan Bersihkan Sungai

11

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin melakukan pembenahan di Kampung Ketupat dan Pasar Muara Teluk Dalam melalui aksi gotong royong, Minggu (18/10). Kegiatan ini meliputi pembongkaran sembilan bangunan bekas warung UMKM, pembersihan lingkungan, hingga pengangkatan lumpur di kawasan pasar dan sungai.

Aksi yang dimulai pukul 07.30 Wita tersebut melibatkan jajaran aparatur sipil negara (ASN) Pemko Banjarmasin, serta personel TNI dan Polri. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah kota untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, tertata, aman dan nyaman bagi masyarakat.

Di Kampung Ketupat, penataan difokuskan pada pembongkaran sembilan bangunan bekas warung UMKM, pagar bambu, serta jalan penghubung antara amfiteater dan gazebo.

Petugas juga membersihkan rumput liar, sampah, dedaunan, serta ranting dan dahan pohon yang mengganggu kebersihan dan kerapian kawasan.

Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, mengapresiasi keterlibatan seluruh jajaran dalam kegiatan tersebut. Ia berharap pembenahan Kampung Ketupat dapat menghidupkan kembali kawasan itu sebagai ruang publik yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk bersantai dan melakukan berbagai kegiatan positif.

“Dengan penataannya kembali ini, kita berharap Kampung Ketupat bisa bermanfaat bagi masyarakat dan tentunya tidak dijadikan tempat untuk hal-hal yang sifatnya negatif,” ujar Yamin.

Menurutnya, pembenahan tidak cukup hanya dengan memperbaiki kondisi fisik kawasan. Pengelolaan dan pengawasan secara berkelanjutan juga diperlukan agar fasilitas yang tersedia tetap terawat dan dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

Karena itu, Pemko Banjarmasin akan mendorong keterlibatan pihak kelurahan, lembaga kemasyarakatan, serta ketua RT dan RW dalam menjaga kawasan tersebut.

Pemerintah kota juga membuka peluang kerja sama melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung optimalisasi fasilitas yang masih dapat dimanfaatkan.

Sejumlah fasilitas pendukung turut direncanakan, di antaranya taman baca atau pojok baca, pemasangan kamera pengawas (CCTV), serta pos penjagaan terpadu yang melibatkan TNI, Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Langkah tersebut diharapkan dapat menjadikan Kampung Ketupat sebagai ruang publik yang lebih tertib, aman dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selain Kampung Ketupat, gotong royong juga menyasar Pasar Muara Teluk Dalam. Di kawasan ini, kegiatan difokuskan pada pembersihan sungai dan lingkungan pasar untuk meningkatkan kebersihan serta kenyamanan aktivitas masyarakat.

Pekerjaan yang dilakukan meliputi pengangkatan lumpur di depan pasar, pembersihan sampah dan rumput liar di sekitar pasar maupun sungai, penataan tempat pembuangan sementara (TPS), serta pengecatan fasilitas dan taman.

Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, mengapresiasi kekompakan jajaran yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, perubahan kondisi kawasan setelah dibersihkan menunjukkan hasil nyata dari kerja sama dan semangat gotong royong.

“Alhamdulillah, sangat terlihat perbedaannya sebelum dan sesudah kebersihan. Ini karena memang teman-teman sangat kompak, sangat solid untuk melakukan pembersihan di Kampung Ketupat,” ungkapnya.

Apresiasi juga disampaikan Rahman, salah seorang ASN Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banjarmasin yang turut mengikuti kegiatan tersebut.

Ia menilai gotong royong bukan sekadar kegiatan membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian bersama dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan ruang publik.

“Bagi kami, gotong royong seperti ini bukan sekadar membersihkan kawasan, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap kota. Semoga hasilnya bisa dirasakan masyarakat dan kita semua ikut menjaga agar kawasan ini tetap bersih dan tertata,” ujar Rahman.

Melalui pembenahan Kampung Ketupat dan Pasar Muara Teluk Dalam, Pemko Banjarmasin berharap tercipta lingkungan yang lebih bersih, tertata dan nyaman bagi masyarakat.

Pemerintah kota juga menekankan pentingnya perawatan dan pengawasan secara konsisten agar hasil gotong royong tidak berhenti pada perubahan fisik semata, tetapi berlanjut menjadi kebiasaan bersama dalam menjaga kebersihan dan memanfaatkan ruang publik secara positif. (mc)

Related Articles

Wali Kota Banjarmasin Puji Karya dan Kemandirian Warga Binaan Lapas

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, mengapresiasi berbagai karya...

Bulog Bantu 30 UMKM Banjarmasin, Masing-Masing Terima Rp. 5,3 Juta

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin berkolaborasi dengan Perum Bulog untuk memperkuat...

Banjarmasin Siagakan Posko Karhutla, 77 Kebakaran Lahan Tercatat

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan...

HIMPAUDI Banjarmasin Perkuat 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin terus mendorong penguatan karakter dan pola...