RETORIKABANUA.ID, Rantau – Muhammad Kholilul Rahman atau yang akrab disapa Aa Muhammad kembali mencuri perhatian. Setelah meraih gelar juara nasional kelas RC3 pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Rally 2026, pelajar MAN 2 Tapin, Kalimantan Selatan (Kalsel), itu kini merambah dunia seni peran melalui film horor Pirunduk.
Film garapan sutradara Billy Christian tersebut dijadwalkan tayang di bioskop pada 22 Oktober 2026. Dalam film yang mengangkat urban legend masyarakat Banjar itu, Aa Muhammad mendapat kesempatan beradu akting dengan sejumlah aktor nasional.
Bagi putra sulung pasangan HM Rihan Variza dan Hj Selia Fiantri tersebut, Pirunduk menjadi pengalaman pertamanya bermain dalam film layar lebar. Keterlibatan ini sekaligus membuka peluang bagi Aa Muhammad untuk mengembangkan bakat di luar dunia otomotif.
Namun, kehadiran Pirunduk tidak hanya membawa cerita horor ke layar lebar. Melalui MD Entertainment Foundation, film ini juga menjadi bagian dari gerakan sosial untuk membantu masyarakat Kalimantan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap.
Gerakan bertajuk Bantu Kalimantan Bernapas Lagi! itu membuka kesempatan bagi masyarakat untuk berdonasi melalui platform KitaBisa. Kampanye tersebut mengajak publik menunjukkan kepedulian kepada warga yang menghadapi dampak karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan.
Kabut asap akibat karhutla bukan sekadar persoalan lingkungan. Kondisi ini juga dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas sehari-hari masyarakat. Anak-anak, lanjut usia, serta warga yang memiliki kondisi kesehatan rentan menjadi kelompok yang perlu mendapat perhatian khusus.
Di tengah kondisi tersebut, masyarakat terdampak membutuhkan dukungan agar dapat menghadapi situasi sulit. Kepedulian publik melalui donasi diharapkan dapat membantu meringankan beban warga yang terkena dampak kabut asap.
Karhutla sendiri masih menjadi tantangan berulang di wilayah Kalimantan. Dampaknya tidak hanya mengancam kelestarian lingkungan, tetapi juga berpengaruh terhadap kesehatan, pendidikan, dan kegiatan ekonomi masyarakat.
Melalui kampanye Bantu Kalimantan Bernapas Lagi!, MD Entertainment Foundation mengajak masyarakat untuk tidak berhenti pada kepedulian semata. Dukungan dapat diberikan dengan berpartisipasi dalam penggalangan dana melalui tautan kampanye di platform KitaBisa.
Rahman Noor Wahyudi, perwakilan tim MAB HRVRT, mengatakan keterlibatan Aa Muhammad dalam film Pirunduk menjadi langkah baru bagi pemuda tersebut untuk mengembangkan potensinya di bidang lain.
“Prestasi di lintasan reli dan pengalaman di layar lebar menunjukkan bahwa talenta anak Banua dapat tumbuh di berbagai bidang,” ujarnya.
Menurutnya, pengembangan potensi generasi muda perlu berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. Terlebih, warga yang terdampak karhutla membutuhkan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak.
Kalimantan tidak hanya melahirkan talenta muda yang mampu bersaing di tingkat nasional, tetapi juga menjadi rumah bagi jutaan orang yang membutuhkan lingkungan sehat dan udara bersih.
Melalui film Pirunduk dan kampanye sosial yang menyertainya, masyarakat diajak untuk memberikan perhatian lebih terhadap persoalan karhutla serta ikut mendukung warga yang terdampak kabut asap. (ki)
