RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru — Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kalsel untuk meningkatkan disiplin dan menerapkan penghematan energi dalam aktivitas kerja sehari-hari.
Imbauan tersebut disampaikan saat apel gabungan awal April 2026 di Kantor Gubernur Kalsel, Kota Banjarbaru, Senin (6/4).
Dalam arahannya, Gubernur juga menekankan pentingnya menjaga kebersamaan setelah Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Ia mengajak seluruh pegawai untuk terus mempererat silaturahmi dan menjaga suasana kekeluargaan di lingkungan kerja.
Selain itu, ASN diminta lebih bijak dalam penggunaan energi, terutama di tengah kondisi global yang menuntut efisiensi. Penggunaan kendaraan dinas juga diimbau agar dibatasi jika tidak mendesak.
Gubernur menegaskan agar angkutan karyawan dimanfaatkan secara maksimal untuk menghindari pemborosan.
“Jangan sampai masih ada kendaraan yang kosong atau tidak terisi penuh. Kebersamaan harus terus dijaga, termasuk dengan saling membantu antarpegawai,” pesannya.
Di sisi lain, Gubernur juga menyoroti pentingnya disiplin dalam bekerja. Ia mengingatkan bahwa disiplin tidak hanya soal kehadiran, tetapi mencakup seluruh aktivitas pemerintahan.
Ia juga menyoroti masih rendahnya tingkat kehadiran di beberapa kantor saat apel pagi dan meminta agar dilakukan evaluasi jika kondisi tersebut terus berlanjut.
“Disiplin adalah kunci dalam membangun birokrasi yang ideal dan meningkatkan daya saing daerah,” tegasnya.
Di akhir sambutan, Gubernur menyampaikan sejumlah poin penting kepada ASN, PPPK dan PJLP, di antaranya mendukung penghematan energi, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan saat musim kemarau, menjaga kebersihan lingkungan kerja, serta memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap pegawai pemerintah memiliki tanggung jawab besar, tidak hanya kepada pimpinan, tetapi juga secara moral dan spiritual.
“Semoga kita semua dapat menjadi pegawai yang jujur, amanah dan bertanggung jawab,” tutupnya. (ms)
