BANJARMASINPemko Banjarmasin

Wali Kota Banjarmasin Tinjau Pengerukan Sungai Jafri Zam Zam

100

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Usai melantik 124 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin, Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR meninjau langsung kegiatan pengerukan Sungai Jafri Zam Zam di kawasan Pulau Insan, Kamis (5/2).

Peninjauan ini menegaskan bahwa penguatan birokrasi sejalan dengan upaya pembenahan lingkungan, khususnya sungai yang selama ini menjadi titik rawan banjir. Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota didampingi Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin Suri Sudarmadiyah dan Kepala Bidang Sungai Dinas PUPR Syafiq Huwaida.

Di lokasi, Yamin menyoroti kondisi bantaran sungai yang semakin menyempit akibat bangunan yang berdiri di badan sungai dan sempadannya. Menurutnya, penataan kawasan sungai harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

“Penataan sungai harus kita lakukan bersama. Bangunan di badan sungai dan sempadan perlu ditertibkan melalui sosialisasi yang jelas, agar masyarakat memahami tujuan dan manfaatnya,” ujar Yamin.

Ia menjelaskan, bangunan permanen di alur sungai tidak hanya melanggar aturan tata ruang, tetapi juga menghambat fungsi sungai sebagai drainase alami kota. Jika dibiarkan, kondisi ini berpotensi memperparah banjir. Oleh karena itu, pemerintah berkewajiban mengembalikan fungsi sungai demi kepentingan masyarakat.

Meski demikian, Yamin menegaskan bahwa pendekatan persuasif tetap menjadi prioritas agar penataan tidak menimbulkan gejolak sosial.

Dalam proses pengerukan, petugas menemukan sisa bangunan lama berupa paku bumi yang tertimbun sedimen. Menurut Yamin, material tersebut masih dapat dimanfaatkan kembali. “Material yang masih layak akan digunakan untuk pembangunan siring di kawasan ini. Lebih efisien dan memberi manfaat jangka panjang,” ujarnya.

Namun, ia juga menekankan pentingnya percepatan pembebasan lahan di sejumlah titik agar pengerukan berjalan optimal. Ia meminta jajaran terkait segera menyelesaikan proses administrasi sesuai ketentuan.

Menutup peninjauan, Yamin menyatakan bahwa pengerukan Sungai Jafri Zam Zam merupakan bagian dari solusi jangka panjang pengendalian banjir dan penataan kota. “Ini bukan hanya pekerjaan fisik, tetapi upaya membangun kesadaran bersama bahwa sungai adalah aset kota yang harus dijaga. Jika sungai tertata, lingkungan lebih aman dan kualitas hidup masyarakat meningkat,” pungkasnya. (ms)

Related Articles

HIMPAUDI Banjarmasin Perkuat 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin terus mendorong penguatan karakter dan pola...

Banjarmasin Tangani Karhutla, Tak Masuk Daftar Banpres Rp. 100 Miliar

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan...

Penipuan Siber Marak, Pemko Banjarmasin Perkuat Keamanan Digital

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Penipuan daring menjadi jenis kejahatan siber dengan proporsi tertinggi...

Bunda PAUD Banjarmasin Beri Tabungan Pendidikan Rp. 5 Juta untuk Anak Guru Honorer

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Bunda PAUD Kota Banjarmasin, Neli Listriani, menyalurkan tabungan pendidikan...