RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru — Suasana Kota Banjarbaru akhir pekan ini berbeda dari biasanya. Deru knalpot dan barisan motor legendaris Yamaha RX-King mendominasi jalanan kota. Ribuan bikers dari seluruh Indonesia berkumpul dalam Jambore Nasional ke-18 Yamaha RX-King Indonesia (YRKI) yang digelar di Komplek Perkantoran Gubernur Kalimantan Selatan, Banjarbaru.
Ajang ini terasa istimewa karena bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalimantan Selatan, menjadikannya momentum penuh semangat kebangsaan dan kebersamaan.
Sebelum acara utama dimulai, para peserta melakukan konvoi dari Lapangan dr. Murdjani menuju lokasi acara. Konvoi ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, bersama suaminya yang juga Ketua TP PKK, Riandy Hidayat.
Suasana semakin meriah dengan antusiasme masyarakat yang turut menyambut iring-iringan motor klasik yang dikenal dengan julukan “motor jambret” ini.
Hadir mewakili Gubernur Kalimantan Selatan, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Miftahul Chair, memberikan sambutan hangat bagi para tamu dari luar daerah.
“Selamat datang di Banua. RX-King bukan sekadar motor, tapi simbol dari komunitas yang solid, loyal, dan penuh semangat persaudaraan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya berkendara dengan tertib dan penuh tanggung jawab.
“Hobi otomotif itu keren, tapi akan lebih bermakna jika dibarengi dengan kedisiplinan. Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas,” pesannya.
Jambore kali ini dihadiri oleh lebih dari 1.500 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Tak hanya menjadi ajang berkumpul dan berbagi cerita, kegiatan ini juga menampilkan beragam motor RX-King langka dan unik. Beberapa bahkan ditawarkan dengan harga fantastis, mulai dari Rp200 juta hingga Rp400 juta per unit.
Selain sebagai ajang silaturahmi, jambore ini juga dimanfaatkan untuk mempromosikan pariwisata dan budaya Kalimantan Selatan. Para peserta diajak touring menikmati keindahan alam Banua, mengunjungi destinasi wisata lokal, serta mengenal lebih dekat produk-produk UMKM daerah.
Pemerintah berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut sebagai bagian dari upaya membangun citra positif daerah dan memperkuat sektor pariwisata berbasis komunitas. (ms)

Leave a comment