BALANGAN – 21 Juni diperingati sebagai Hari Krida Pertanian. Peringatan ini merupakan citra insan pertanian yang unggul.
Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, Setdakab Balangan, Taufiqurrahman mengatakan, hari krida merupakan momen penting dalam pemahaman pendidikan pertanian serta kebangkitan petani sebagai tulang punggung ketahanan pangan.
Tema yang dibawa kali ini adalah Kita tingkatkan kemandirian dan swasembada pangan melalui pertanian berkelanjutan.
Melalui pemahaman pendidikan pertanian yang baik, menjadi modal petani untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, mengadopsi cara/praktik pertanian yang berkelanjutan dan upaya solutif dalam menghadapi tantangan baru didunia pertanian.
Taufiq menjelaskan, Pemkab Balangan berupaya serius dalam mewujudkan ketahanan pangan, salah satunya dengan engoptimalkan peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) melalui kelengkapan prasarananya. Oleh karenanya penyuluh, sebagai salah satu ujung tombak pendidikan pertanian, berperan penting dalam kesuksesan pembangunan pertanian.
“Pada tahun ini, Pemkab Balangan melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan menganggarkan untuk merehabilitasi gedung Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di 7 kecamatan, yaitu BPP Paringin, BPP Paringin Selatan, BPP Awayan, BPP Juai, BPP Lampihong, BPP Batumandi dan BPP Tebing Tinggi,” ungkapnya.
Selain itu juga dibangun tempat pertemuan untuk penyuluhan kelompok tani yaitu 4 unit balai pertemuan, tersebar di Desa Mampari, Desa Halubau, Desa Kasai dan Desa Kalahiang.
“Pembangunan dan rehabilitasi ini diharapkan dapat membantu tugas, fungsi dan peran penyuluh pada semua unit Balai Penyuluhan Pertanian di Kabupaten Balangan,” pungkasnya. (mcbalangan/biii)

Leave a comment