Kotabaru – Rapat Dengar Pendapat DPRD Kotabaru terkait persoalan pembangunan median jalan sepanjang 9 kilometer di dari Km 1 pusat kota hingga Km 9 Bandara Gusti Syamsir Alam menuai polemik di tengah masyarakat.
RDP dipimpin Ketua DPRD Kotabaru, Syairi Mukhlis, didampingi Wakil Ketua, M. Arif bersama LSM Formula, Polres Kotabaru, Kadishub Kotabaru, Ketua Komisi I dan II serta Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kotabaru serta beberapa Dinas terkait yang membidangi persoalan tersebut. Bertempat di ruang rapat DPRD Kotabaru, Senin (6/3).
Dalam RDP tersebut juga membahas rencana pelebaran jalan di titik nol Jalan Raya Berangas, tepatnya di tanjakan Baharu, Kecamatan Pulau Laut Sigam.
Untuk pelebaran jalan di tanjakan Baharu sendiri pembebasan lahannya telah clear dan clean, berdasarkan penjelasan perwakilan pihak Dinas Perumahan Rakyat Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan).
Ketua DPRD Kotabaru, Syairi Mukhlis meminta kepada Disperkimtan agar segera melaksanakan kegiatan dengan jangka waktu sebulan.
“Permintaan ini menyusul desakan dari LSM Formula yang meminta secepatnya pelebaran dilaksanakan oleh Pemkab,” ungkapnya.
“Terkait median jalan Kotabaru itu yang berpolemik, ditemukan solusi. Untuk sementara agar pekerjaan difokuskan pada pelebaran jalan. Setelahnya baru pembangunan median jalan,” tambahnya. (abd)

Leave a comment