BANJARBARU – Atlet disabilitas Kalimantan Selatan yang memperkuat Indonesia di ajang Asean Para Games tiba di Banua, Senin (8/8) siang.
Setibanya di Bumi Lambung Mangkurat, Warmiah, serta belasan paralimpian disambut pengalungan bunga oleh Kadispora Kalsel Hermansyah dan pengurus NPC Kalsel serta NPC kabupaten/kota.
Usai proses pengalungan, mereka langsung diarak dari Bandara Syamsuddin Noor menuju Kota Banjarbaru. Iring-iringan mobil terlihat hingga tiba di sekretariat NPC di kawasan Trikora Banjarbaru.
Kalsel patut berbangga melihat torehan yang dicapai atlet Kalsel sebagai kontingen Indonesia. Sedikitnya 10 emas disumbang wakil Kalsel untuk tim merah putih.
“Alhamdulillah, atlet Kalsel bisa menyumbang 10 emas, 18 perak, dan 8 perunggu untuk tim Indonesia. Ini sebuah capaian luar biasa,” ucap Ketua NPC Kalsel, Ahmad Firdaus, di lokasi penjemputan.
Dari 10 torehan emas, ia memperkirakan ada dua medali emas yang lepas dari target akibat faktor perubahan klasifikasi. “Ini ada yang kita prediksi dapat emas masih belum bisa karena perubahan klasifikasi. Ada dua medali yang kita sayangkan belum bisa direbut,” pungkasnya.
Ucapan syukur juga dilontarkan oleh salah satu atlet yang menorehkan medali emas, Warmia. Ia berharap apresiasi dari pemerintah ini dapat menjadi motivasi bagi dirinya dan atlet lainnya untuk semakin meraih capaian prestasi. (nn)

Leave a comment