RETORIKABANUA.ID, Banjarbaru – Pemerintah Kota Banjarbaru menerima penghargaan atas kinerja pengelolaan simpul jaringan informasi geospasial daerah. Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan yang digelar di Aula Khalid Maksum, Lantai 3 Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (19/10).
Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni, menerima penghargaan tersebut mewakili Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja pemerintah daerah dalam mengelola dan mengembangkan informasi geospasial. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan tersebut juga bertujuan mendorong percepatan penerapan Kebijakan Satu Peta dan Satu Data Indonesia di daerah.
Informasi geospasial merupakan data yang memiliki informasi lokasi atau posisi di permukaan bumi. Data ini berperan penting dalam mendukung perencanaan pembangunan, penataan wilayah, pemetaan fasilitas publik, hingga upaya mitigasi bencana.
Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, membacakan sambutan Gubernur Kalimantan Selatan. Dalam sambutan itu ditegaskan bahwa perencanaan pembangunan yang efektif harus didukung data keruangan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Data geospasial yang akurat menjadi salah satu dasar bagi pemerintah dalam menentukan prioritas pembangunan, memetakan kebutuhan fasilitas umum, serta memastikan program dan alokasi anggaran sesuai dengan kebutuhan daerah.
Sementara itu, Deputi Bidang Infrastruktur Informasi Geospasial Badan Informasi Geospasial (BIG), Dr. Ibnu Sofian, menjelaskan pentingnya integrasi data spasial antarinstansi.
Menurutnya, data yang terhubung dan dapat dimanfaatkan bersama dapat membantu pemerintah mengambil keputusan secara lebih tepat. Integrasi tersebut juga berpotensi mendukung pertumbuhan ekonomi digital serta membantu penanganan dampak perubahan iklim.
Pendekatan pembangunan yang menggabungkan berbagai aspek secara terpadu, mulai dari perencanaan hingga pemetaan wilayah, dinilai penting untuk menghasilkan kebijakan yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui penguatan pengelolaan informasi geospasial, Pemerintah Kota Banjarbaru diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas data sebagai dasar perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah.
Upaya ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap penerapan Satu Peta dan Satu Data Indonesia, sehingga informasi yang digunakan oleh berbagai perangkat daerah dapat lebih selaras, akurat dan mudah dimanfaatkan untuk kepentingan publik. (mc)
