BANJARMASINPemko Banjarmasin

Wali Kota Banjarmasin Puji Karya dan Kemandirian Warga Binaan Lapas

10

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, mengapresiasi berbagai karya dan program pembinaan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin. Apresiasi tersebut disampaikan saat meninjau sekaligus meresmikan sejumlah fasilitas layanan dan sarana pembinaan di lapas tersebut, Senin (19/10).

Fasilitas yang diresmikan meliputi Ruang Layanan Terpadu Satu Pintu, Pos Bantuan Pemasyarakatan (Posbapas), serta pengembangan Sarana Asimilasi dan Edukasi. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendukung proses pembinaan warga binaan agar lebih siap kembali ke lingkungan sosial.

Dalam kunjungannya, Yamin menyambut baik upaya Lapas Kelas IIA Banjarmasin dalam meningkatkan kualitas layanan bagi keluarga warga binaan yang berkunjung. Selain itu, sarana pembinaan yang tersedia juga dinilai penting untuk mempersiapkan warga binaan menjalani kehidupan yang lebih mandiri setelah menyelesaikan masa pidana.

Ia turut mengapresiasi dukungan sejumlah mitra melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), di antaranya Bank Kalsel, Pelindo dan PAM Bandarmasih.

Menurut Yamin, kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak lapas perlu terus diperkuat agar program pembinaan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

“Tentunya ke depan kita harapkan sinergi antara pemerintah kota dengan kantor Lembaga Pemasyarakatan ini dapat semakin baik. Termasuk upaya CSR-CSR yang terus dikoordinasikan ini bisa kita manfaatkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengembangan fasilitas dan pelayanan tersebut sejalan dengan visi ASRI yang terus digaungkan Pemerintah Kota Banjarmasin. Melalui kerja sama berbagai pihak, pelayanan kepada warga binaan maupun masyarakat diharapkan semakin optimal.

Dalam peninjauan tersebut, Yamin juga melihat langsung berbagai hasil karya dan kegiatan produktif warga binaan. Di antaranya pembuatan kain bermotif sasirangan, pengolahan limbah organik menjadi produk daur ulang, serta pengelolaan kebun, kolam ikan dan peternakan ayam petelur.

Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membekali warga binaan dengan keterampilan praktis yang dapat dikembangkan sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat.

Menurut Yamin, pembinaan yang berkelanjutan memiliki peran penting dalam menumbuhkan kemandirian dan meningkatkan kepercayaan diri warga binaan. Keterampilan yang diperoleh selama menjalani pembinaan diharapkan dapat menjadi modal untuk bekerja, berwirausaha, maupun menjalani kehidupan yang lebih produktif.

“Kita berharap seluruh warga binaan setelah menyelesaikan apa yang menjadi kewajibannya di sini, setelah keluar bisa lebih mandiri dan bisa diterima dengan baik oleh masyarakat Kota Banjarmasin,” tuturnya.

Ia juga berharap masyarakat dapat memberikan kesempatan kepada mantan warga binaan untuk kembali beraktivitas dan berkontribusi secara positif di lingkungan masing-masing.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, mengatakan dukungan mitra melalui program CSR, termasuk bantuan sarana fisik, merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap pemberdayaan warga binaan.

Menurutnya, dukungan tersebut membantu pengembangan fasilitas serta kegiatan pembinaan yang diarahkan untuk meningkatkan keterampilan dan produktivitas warga binaan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Banjarmasin atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Sinergi antara pemerintah, lembaga pemasyarakatan dan mitra strategis diharapkan terus berkembang sehingga manfaat program pembinaan dapat dirasakan secara lebih luas.

“Dengan ini, warga binaan dapat menjalani kehidupan yang lebih baik dan menjadi pribadi yang lebih produktif,” ungkapnya.

Peresmian fasilitas tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan, Erwedi Supriyatno, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin, Yuliansyah Effendi, serta sejumlah mitra strategis lainnya.

Melalui penguatan fasilitas layanan, pengembangan keterampilan, dan dukungan lintas sektor, Lapas Kelas IIA Banjarmasin diharapkan semakin optimal dalam menjalankan fungsi pembinaan. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan warga binaan agar mampu kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan, sikap mandiri dan kesempatan untuk membangun kehidupan yang lebih baik. (mc)

Related Articles

Pemko Banjarmasin Bongkar 9 Bangunan dan Bersihkan Sungai

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin melakukan pembenahan di Kampung Ketupat dan...

Bulog Bantu 30 UMKM Banjarmasin, Masing-Masing Terima Rp. 5,3 Juta

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin berkolaborasi dengan Perum Bulog untuk memperkuat...

Banjarmasin Siagakan Posko Karhutla, 77 Kebakaran Lahan Tercatat

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan...

HIMPAUDI Banjarmasin Perkuat 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin terus mendorong penguatan karakter dan pola...