RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Puluhan pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan (Kalsel) mendapat kesempatan mengenal lebih dekat dunia parlemen melalui kegiatan Sekolah Politik Banjarmasin dan Parliament Tour di Gedung DPRD Kalsel, Kamis (8/10).
Kegiatan yang diinisiasi Yayasan Generasi Pelajar Kreatif (Creative Student Home) tersebut menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk memahami sistem demokrasi, kedudukan DPRD, serta fungsi legislatif.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapat penjelasan mengenai tiga fungsi utama DPRD, yakni legislasi, anggaran dan pengawasan.
Anggota DPRD Kalsel, H. M. Syaripuddin atau Bang Dhin hadir sebagai narasumber. Ia menyampaikan materi bertajuk “DPRD: Lembaga Legislatif di Era Demokrasi Modern”.
Bang Dhin menjelaskan berbagai hal mengenai lembaga legislatif, mulai dari tugas dan fungsi DPRD, mekanisme pembahasan kebijakan, hingga pembagian fraksi dan komisi.
Ia juga mendorong generasi muda agar tidak hanya menjadi objek dalam proses politik, tetapi ikut berperan sebagai kelompok yang kritis dan konstruktif dalam mengawal pembangunan daerah.
“Tentu saya mengapresiasi kegiatan ini. Ini menjadi bagian pendidikan politik bagi teman-teman peserta Sekolah Politik. Harapannya, ke depan akan banyak anak-anak muda yang bisa terjun dan masuk ke dunia politik, baik dari Gen Z maupun milenial, sehingga bisa mewarnai politik Kalimantan Selatan ke depan,” ujar Bang Dhin.
Dalam pemaparannya, Bang Dhin turut mengajak peserta melihat sejumlah persoalan yang dihadapi Kalsel.
Di antaranya ketergantungan daerah terhadap sektor ekstraktif, persoalan lingkungan dan mitigasi banjir, kesenjangan pembangunan antara wilayah hulu dan hilir, serta kesiapan Kalsel sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Ia juga menekankan pentingnya transparansi, keterbukaan informasi, dan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan.
Menurutnya, kolaborasi antara DPRD, perguruan tinggi, sekolah atau OSIS, komunitas dan organisasi kepemudaan (OKP), serta media menjadi salah satu bagian penting dalam memperkuat partisipasi publik.
Sementara itu, panitia pelaksana mengapresiasi keterbukaan dan dukungan pimpinan serta anggota DPRD Kalsel yang memberikan ruang bagi pelajar dan mahasiswa untuk belajar langsung mengenai parlemen.
Melalui Parliament Tour tersebut, peserta diharapkan tidak hanya memahami fungsi DPRD, tetapi juga semakin tertarik untuk terlibat dalam kehidupan demokrasi dan pembangunan daerah.
Kegiatan ini sekaligus diharapkan memperkuat hubungan antara lembaga legislatif dan generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi di Kalimantan Selatan. (hm)
