RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin – Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda, menghadiri kegiatan Aksi Tanam 100 Pohon di Kelurahan Antasan Besar, Jumat (24/4). Kegiatan ini digelar dalam rangka Hari Bakti Perbendaharaan ke-22 sekaligus menyambut hari jadi ke-500 Kota Banjarmasin.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda menegaskan bahwa penanaman pohon bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi memiliki makna penting bagi keberlanjutan lingkungan.
“Menanam pohon adalah simbol harapan. Kita mungkin tidak langsung melihat hasilnya, tetapi manfaatnya bisa dirasakan di masa depan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, apa yang ditanam hari ini bisa menjadi warisan berharga bagi generasi berikutnya, sebagaimana manfaat yang saat ini dirasakan dari upaya para pendahulu.
Selain isu penghijauan, Ananda juga menyoroti pentingnya perubahan pola pengelolaan sampah di masyarakat. Ia menyebutkan, selama ini sebagian besar sampah masih langsung dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) tanpa melalui proses pemilahan.
Padahal, menurutnya, hanya sampah residu yang seharusnya berakhir di TPA. Karena itu, Pemkot Banjarmasin akan terus mengintensifkan sosialisasi pengelolaan sampah berbasis sumber, baik di lingkungan masyarakat maupun perkantoran.
“Ke depan, setiap kawasan diharapkan bisa mengelola sampahnya secara mandiri, dimulai dari pemilahan di sumbernya,” tegasnya.
Ia juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik di Kota Banjarmasin.
“Kami siap bekerja sama dengan siapa pun yang ingin berkontribusi dalam menjaga lingkungan,” pungkasnya. (ms)
