RETORIKABANUA.ID, Banjarmasin — Turnamen bela diri bergengsi Maeraung Fight Volume 2 resmi berakhir sukses pada Minggu (29/6). Bertempat di Cafe Kopi Mae, Banjarmasin, ajang ini menampilkan berbagai pertarungan seru dari cabang Muay Thai, Grappling, hingga Boxing, serta berhasil melahirkan para juara tangguh dari berbagai kelas.
Dalam laga final yang berlangsung penuh semangat, berikut adalah para juara dari masing-masing kategori:
Muay Thai
Kelas 54 Kg: Sadikin
Kelas 67 Kg: Aldi Pratama
Kelas 75 Kg: Muhammad Aksao
Grappling (Absolut Class)
Juara 1: Muhammad Rijal
Juara 2: Ahmad Rajib
Juara 3: Kevin
Boxing
Juara 1: Khairul Anam
Juara 2: Riduan
Juara 3: Dhani
Boxing Champion Match
Juara: Misel Saliman (Tapin)
Dalam laga puncak ini, Misel sukses mengalahkan lawannya, Rifani, petinju tangguh asal Kalimantan Tengah, dalam duel sengit yang menyita perhatian penonton.
Penyerahan piala dan medali dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, didampingi sejumlah tokoh penting daerah, seperti Tenaga Ahli Gubernur, M. Tasriq Usman, Kadiskominfo Kalsel, Muhamad Muslim, perwakilan Danrem 101/Antasari, serta perwakilan dari KONI Kalsel dan KONI Kota Banjarmasin.
Dalam sambutannya, Hasnuryadi menyampaikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Maeraung Fight Volume 2. Ia menyebut ajang ini lahir dari semangat bela diri yang juga menjadi bagian dari hobi keluarga besarnya.
“Maeraung ini adalah wadah penting untuk meningkatkan jam terbang atlet-atlet kita. Pertandingan seperti ini sangat dibutuhkan agar mereka tak hanya jago saat latihan, tapi juga terbiasa menghadapi tekanan kompetisi,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa Maeraung Fight akan digelar dua kali dalam setahun ke depan, dengan tambahan kategori baru untuk mengakomodasi minat generasi muda Kalimantan Selatan.
Turnamen ini diharapkan bisa menjadi bagian dari persiapan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalsel 2025 yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang. Selain itu, ajang ini juga menjadi sarana penting untuk mencari bakat dan mengharumkan nama Kalimantan Selatan di tingkat nasional.
Tak hanya berhenti di tingkat lokal, Hasnuryadi juga membuka peluang kolaborasi antar Provinsi.
“Kita sudah pernah main di Palangkaraya melawan tim dari Jakarta. Ke depan, semoga lebih banyak provinsi yang terlibat. Bahkan, kita juga bisa kirim atlet Kalsel untuk bertanding ke luar daerah,” tambahnya.
Ia juga berpesan kepada para atlet agar tetap menjaga kondisi fisik dan konsistensi latihan agar mampu menjalani karier olahraga secara profesional.
“Tetap semangat berlatih. Jangan sampai fisik menurun. Semoga ini jadi jalan hidup terbaik bagi kalian semua,” pungkasnya. (ms)

Leave a comment