RETORIKABANUA.ID, Rantau – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tapin dalam menangani persoalan sampah terus diperkuat. Bupati Tapin, H. Yamani, menyerahkan bantuan kendaraan roda tiga pengangkut sampah (tosa) kepada sejumlah desa, komunitas, dan masjid di wilayah Kabupaten Tapin.
Penyerahan bantuan tersebut turut didampingi Ketua Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Tapin, Noor Ipansyah, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Tapin.
Di hadapan para penerima bantuan, Bupati H. Yamani menjelaskan bahwa kendaraan pengangkut sampah ini diberikan kepada desa-desa yang memiliki aktivitas pengelolaan sampah cukup tinggi dan membutuhkan dukungan sarana transportasi.
“Kami menyerahkan bantuan kendaraan roda tiga atau tosa kepada desa-desa yang kegiatan pengelolaan sampahnya cukup besar. Apalagi dalam rakornas ada arahan dari Presiden RI tentang pentingnya pengelolaan sampah. Karena itu, di titik-titik rawan penumpukan kita berikan tosa untuk membantu pengangkutan sampah,” ujarnya, Senin (2/3) di halaman Masjid As Salam Al Fatah.
Menurutnya, pemberian bantuan ini disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Pemerintah daerah ingin memastikan tidak ada lagi titik penumpukan sampah yang dapat mengganggu kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat.
“Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin, terutama untuk mengangkut sampah di desa-desa,” harapnya.
Sementara itu, Noor Ipansyah menyampaikan bahwa total kendaraan tosa yang diserahkan pada tahun ini berjumlah 15 unit sesuai dengan usulan yang diterima.
“Yang sudah datang ada 10 unit dan langsung diserahkan oleh Bapak Bupati kepada perwakilan desa. Selain untuk desa, beberapa unit juga diberikan kepada Komunitas Jaber dan masjid. Sementara lima unit lainnya masih dalam proses pemesanan,” jelasnya.
Ia berharap seluruh bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pemerintah desa maupun komunitas masyarakat untuk mendukung gerakan kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
Dengan tambahan armada ini, Pemerintah Kabupaten Tapin optimistis pengelolaan sampah di tingkat desa hingga komunitas dapat berjalan lebih efektif, sekaligus sejalan dengan arahan pemerintah pusat agar penanganan sampah menjadi tanggung jawab bersama dari pusat hingga daerah. (ki)


