RETORIKABANUA.ID, Rantau – Tim Penggerak PKK Kabupaten Tapin terus memperkuat upaya pencegahan stunting melalui edukasi kesehatan keluarga. Ketua TP PKK Kabupaten Tapin, Hj. Faridah Yamani, menegaskan bahwa pencegahan stunting harus dimulai sejak masa kehamilan hingga setelah persalinan melalui perencanaan keluarga yang baik serta pemenuhan gizi seimbang.
Hal tersebut disampaikan Hj. Faridah saat menghadiri kegiatan Promosi dan Konseling KB Pascasalin serta DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) di Kampung Keluarga Berkualitas Desa Batu Hapu, Kecamatan Hatungun, Jumat (26/6). Pascasalin memiliki peran penting dalam mendukung percepatan penurunan stunting. Melalui promosi dan konseling, para ibu pascasalin diharapkan mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya penggunaan alat kontrasepsi.
Menurut Hj. Faridah, stunting bukan hanya berkaitan dengan masalah gizi, tetapi juga menyangkut kualitas sumber daya manusia di masa depan. Anak yang mengalami stunting berisiko menghadapi gangguan pertumbuhan, kesehatan, hingga perkembangan kognitif yang dapat memengaruhi kehidupannya kelak.
“Karena itu, pencegahan stunting merupakan tanggung jawab bersama. Tidak hanya pemerintah, tetapi juga keluarga dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, program KB pascasalin memiliki peran penting dalam mendukung percepatan penurunan stunting. Melalui promosi dan konseling, para ibu pascasalin diharapkan mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya penggunaan alat kontrasepsi secara tepat agar jarak kelahiran dapat diatur dengan aman.
Dengan perencanaan keluarga yang baik, kesehatan ibu dan anak dapat lebih terjaga, sekaligus mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Selain edukasi KB pascasalin, kegiatan DASHAT juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pemenuhan gizi keluarga melalui pemanfaatan pangan lokal.
“DASHAT bukan sekadar menyediakan makanan bergizi, tetapi juga mengajarkan keluarga agar mampu mengolah pangan lokal yang mudah didapat menjadi menu sehat, bergizi dan terjangkau,” katanya.
Hj. Faridah menyampaikan, TP PKK Kabupaten Tapin akan terus berperan aktif dalam memberikan edukasi terkait kesehatan ibu dan anak, perencanaan kehamilan, pola asuh, serta pemenuhan gizi seimbang sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para kader PKK, tenaga kesehatan, penyuluh KB, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Semoga sinergi ini semakin memperkuat upaya kita dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Tapin serta mewujudkan generasi yang lebih sehat, cerdas dan berkualitas,” pungkasnya. (ki)

